Monday, 29 April 2013

Belajar Melayu


Kalau ngobrol dengan remaja jaman sekarang dan masuk topik musik melayu, pasti ST12, Kangen Band dan lainnya yang sekarang tengah surut karena setau saya ST12 bubar dan Kangen Band dipenjara karena konsumsi obat terlarang. Habis? gak juga, masih ada bejibun artis dengan dasar genre macam mereka.

Saya mau meluruskan.

Melayu sebagai genre mulai populer selepas kemerdekaan. Kala itu rezim sukarno tengah menggalakkan nasionalisme dan de-nederlanisasi Indonesia. Sejarah singkat, kala itu ada sweeping segala yang berbau belanda dari mulai tokoh besar belanda yang tinggal di Indonesia seperti beberapa ahli mikroorganisme di bogor, hingga infrastruktur macam tremway batavia yang terkenal itu. Walhasil, kena imbaslah permusikan lokal. Sampe jaman pada era 60an melarang segala yang berbau The Beatles, gaya Soviet sekali.

Nah kan dasarnya dari Hindia Belanda ya genre orkes-based. Dari situ mulailah pemusik Indonesia bereksperimen. Awal mula dunia permusikan Indonesia cukup luar biasa, sudah mulai punya wajah sendiri. Sebelum merdeka sudah mulai memadu orkestra ala barat dan musik tradisional, seperti yang dilakukan Gesang Martohartono dengan Bengawan Solo nya yang tak kunjung surut dimakan waktu. Itu masuknya Kroncong. Nanti adalagi campursari, dangdut, banyaklah. Nah salah satunya melayu. 

Musik Melayu mulai mewabah di nusantara di awal 50an dengan banyaknya orkes-orkes melayu yang memainkan lagu bergaya melayu deli dari sumatea. Sebutlah Said Effendi, Husein Bawafie. Musik melayu di era ini masih kental terdengar suara biola, piano, gitar dan bas betot yang dicampur dengan instrumen tradisional seperti gendang. 

Kita maju sedikit ada angkatannya Iyeth Bustami, Siti Nurhaliza, terus ya memang belakangan penyanyi dangdut era itu juga banyak membawakan lagu melayu. Agak nyampur memang dua genre ini. Dan seiring berjalannya waktu orkesnya mulai dikombinasi dengan instrumen modern macam gitar listrik dan keyboard, namun tetap mempertahankan instrumen lainnya. Jadi gak macem konser organ tunggal.

Oh saya juga rekomen untuk mencoba lagu melayu dari para penyanyi yang saya sebut diatas dan bedakan dengan artis 'melayu' seperti ST12.
edit: saya cantumkan satu dibawah

Jadi ya poin saya harap bisa membedakan mana musik melayu dan mana yang bukan.





...tambahan dikit yak, ini dibanding dengan band 'melayu' kontemporer kalo kita bicara elegen ya jelas beda jauh, apalagi penyanyi dangdut aduh modal dada dan bokong ya jadilah.

No comments:

Post a Comment