Friday, 19 July 2013

From The New World (Shin Sekai Yori) (2012)



We ultimately fear what spawns from within us.” -Aonuma Shun


From The New World adalah salah satu dari jenis novel dimana pembaca duduk terdiam dengan khidmat seraya penulis menuntun anda menuju alam imajinasi terliar tak kenal batas. Dan saya pikir bukan hal yang aneh jika ternyata sang penulis berasal dari masa depan, betapa "Dunia Baru" yang ia deskripsikan dengan tidak hanya persuasif namun sangat terhubung dan masuk akal. Oh ya, nama penulisnya tak lain tak bukan sang penulis horror Jepang legendaris, Kishi Yūsuke.

Novel ini bercerita tentang fiksi spekulatif dengan latar waktu 1000 tahun di masa yang akan datang, dimana manusia telah membuat sebuah dunia utopia untuk ditinggali. Manusia telah berevolusi menjadi spesies yang mampu menggunakan sebuah kekuatan supranatural yang umumnya disebut "Juryoku" atau Cantus. Dalam dunia baru ini manusia tidak memiliki kebutuhan maupun keinginan akan kemajuan teknologi dan berkuasa mutlak atas spesies pribumi seperti yang disebut Bakenezumi dan spesies rendah lainnya.

Cerita berfokus pada tokoh utama Watanabe Saki, seorang gadis kecil yang baru saja masuk sekolah(belajar cantus tentunya). Dikisahkan bahwa Saki adalah siswa yang terakhir dinyatakan layak untuk masuk sekolah sementara 4 kawan sepermainannya sudah masuk terlebih dahulu. Bagian awal menggambarkan bagaimana antusiasme hari pertama masuk sekolah. Dan mulailah timbul kecurigaan saat seorang rekan kelompok belajar mereka mengalami kesulitan dalam proses belajar dan menghilang begitu saja keesokan harinya. Kendati demikian, novel ini jelas bukan untuk yang belum cukup umur; bersiaplah untuk menghadapi banyak kematian, kesadisan, tipu muslihat yang jauh lebih kompleks dan tema sangat dewasa.

Shin Sekai Yori menyinggung isu kontroversial tentang ketidaksamaan dan kekeliruan fatal dalam kondisi hidup manusia-yang memang sudah bagian dari sifat dasar manusia. Novel ini menunjukkan kepada kita sisi gelap dari kontrol absolut, harga kerahasiaan dan bahaya keingintahuan. Tidak diragukan lagi, Shin Sekai Yori berhasil menceritakannya dengan intens dan benar-benar memuaskan yang membuat anda sulit untuk berhenti membaca. Saya sendiri awalnya agak dibingungkan dengan apa yang sebenarnya terjadi, apa dystopia factor nya dan cukup terkejut ketika sadar bahwa ini dan itu ternyata bukan inti masalahnya. Shin Sekai Yori membuat anda terus bertanya dan setiap pertanyaan yang terjawab akan membuahkan lebih banyak misteri.

Karakter yang ditampilkan dalam novel ini dari masing-masing perspektif menarik dan dapat disukai; semua memiliki motivasi dan sebab dibalik apa yang diperbuatnya. Karakter utama novel ini terbukti cerdas dan sangat ingin tahu namun jauh dari sempurna karena masing-masing memiliki karakteristik menarik yang mendefinisikan siapa mereka. Dengan hormat saya harus memuji sang penulis, Kishi Yūsuke, yang telah menjalin persona masing-masing yang terkadang terlalu jelas dan seringkali mengalihkan dari plot. Karena takut akan membahas terlalu dalam dan merusak pengalaman membaca, saya akhiri disini.

Cerita gelap penuh plot tak terduga dengan konflik moral yang dalam, mungkin inilah buku yang sedang anda cari.

No comments:

Post a Comment