Monday, 19 August 2013

Dogs Of War (2013)


Bukanlah berlebihan untuk mengatakan bahwa novel karya Frederick Forsyth Dogs Of War adalah buku pedoman untuk merencanakan sebuah plot kudeta. Novel yang pertama kali dicetak tahun 1974 ini merupakan buku yang ditulis Forsyth setelah beberapa karya terkenal lainnya seperti The Day of the Jackal dan Odessa File.

Lewat beberapa perspektif unik, dengan tokoh utama seorang tentara bayaran Cat Shannon, dikisahkan bahwa ditemukan lahan pegunungan luas yang didalamnya terkandung mineral platinum dengan jumlah yang cukup banyak. Pegunungan yang oleh masyarakat disebut 'Gunung Kristal' tersebut terletak di wilayah sebuah negara di Afrika bernama Zangaro yang baru-baru ini saja merdeka dari pemerintahan kolonial Inggris -yang tentu saja menghasilkan power vacuum yang berhujung pada krisis politik, kasus klasik Afrika. Pemerintah kolonial menyelenggarakan sebuah pemilu tanpa campur tangan pihak kolonial. Dari hasil pemilu diangkat seorang diktator marxist yang sedikit tidak stabil secara mental bernama Jean Kimba. Presiden Jean Kimba yang sangat paranoid memerintah dengan sewenang-wenang dengan satu-satunya hukum yang berlaku adalah titahnya sendiri. Jauh di Inggris, seorang biliuner ambisius Sir James Manson. Sir James, dengan ajudannya Simon Endean dan Martin Thorpe, berencana untuk mendirikan proyek pertambangan di gunung kristal. Akhirnya mereka memutuskan bahwa cara terbaik adalah dengan menggulingkan sang diktator dan menggantinya dengan pemerintahan boneka yang loyal hanya kepada mereka, lewat tentara bayaran. Cat Shannon dan rekannya menerima tawaran pekerjaan tersebut, dan berencana menyelesaikannya hanya dalam batas waktu selama 100 hari.

Novel ini masih bersentral kepada tema cerita gaya detektif khas Forsyth: Dunia bawah tanah, Militer, dan hal prosedural yang sangat mendetail. Tentunya masih ada sedikit tema seksual dan hubungan yang berfungsi hanya sebatas pelengkap kecil dari cerita -seperti pada novel Forsyth lainnya. Hal prosedural dalam novel ini termasuk tata cara membeli senjata baik secara legal maupun yang ilegal, lalu terkait sistem keuangan seperti pembelian saham, trading, prosedural bank Swiss, hal kehukuman sebuah perusahaan, perkapalan, hingga dunia jurnalistik bawah tanah.

Seperti biasa, prosa yang digunakan Forsyth dalam buku ini sangat menarik dengan narasi sangat jelas dan mendetail. Saya pribadi sangat merekomendasikannya, sebuah bacaan yang baik bagi mereka yang menyukai orisinalitas dan detail.

No comments:

Post a Comment