Monday, 18 November 2013

Almost Famous (2010)



Film terbaik dari daftar karya Cameron Crowe yang mengesankan.

Nostalgia, seperti pepatah lama, sudah tidak seperti sedia kala. Setelah para baby boomers mulai menua, kendati sangat lambat, yang sekarang disebut kenangan muda adalah tentang drug, seks, dan alkohol. Tentunya lebih menarik daripada, katakanlah, petualangan Ozzie dan Harriet.

Masa muda penulis dan sutradara Cameron Crowe adalah apa yang generasi muda kala itu (dan saya!) cita-citakan. Jika tidak bisa menjadi bintang rock 'n roll, maka jurnalis rock 'n roll menjadi pilihan karir yang menyenangkan. Dan sekarang aspirasi sebatas mimpi ini dapat terwakilkan.

Pada akhir masa emas rock 'n roll, 1973, William Miller (Patrick Fugit) baru saja menemukan musik, lewat record yang kakaknya (Zooey Deschanel) wariskan sebelum pergi meninggalkan rumah. Ibunya Elaine (Frances McDormand) melarang anak-anaknya untuk mendengarkan musik rock 'n roll karena menganggapnya sebagai pengaruh buruk. Terlepas dari Ibunya, William membuat nama untuk dirinya sendiri dengan menulis ulasan di koran sekolah dan majalah independen. Bakatnya ditemukan oleh Lester Bangs (Philip Seymour Hoffman), editor majalah musik Creeme, yang kemudian memperkerjakan William untuk menulisan ulasan Black Sabbath. Ketika William mencoba untuk masuk ke backstage konser Black Sabbath, ia ditolak oleh keamanan karena tak memiliki izin dan dianggap dibawah umur (kenyataannya ia memang masih 15 tahun). Kemudian datanglah band Stillwater, sebuah grup musik rock yang sedang naik daun. William akhirnya diperbolehkan masuk bersama Stillwater. Mulai terjalin hubungan William dengan Stillwater. Walaupun mulanya berjarak, hubungan mereka semakin dekat atas dasar pertemanannya dengan vokalis Russel Hammond (Billy Crudup), dan pacarnya (groupies, apalah), Penny Lane (Kate Hudson).

Penny Lane dan sekelompok gadis lainnya menyebut diri mereka "Stillwater's band aids". Band aids tidak berbeda jauh dengan groupies, tetapi mereka juga ikut dalam perjalanan tur Stillwater. Sebagai teman dekat dari Stillwater, William dibayar Rolling Stone (lengkap adegan menelpon dengan suara dituakan, persis apa yang dilakukan Crowe pada masa remajanya)  untuk melakukan wawancara dengan Stillwater dan menulis artikel tentangnya.

Apa yang seharusnya sebuah trip singkat empat hari segera menjadi perjalanan panjang satu bulan.

Film ini berhasil menangkap jiwa rock 'n roll yang penuh gairah. Crowe mendapatkan rasa sakit yang sama untuk menggali kebenaran para karakter ini seperti yang dilakukannya dengan musik. Soundtrack antiknya yang indah dilengkapi lagu otentik untuk Stillwater, ciptaan crowe sendiri dan istrinya, Nancy Wilson dari grup musik Heart. Dengan ikon rock seperti Peter Frampton sebagai konsultan, Crowe berhasil menangkap megahnya era rock 'n roll. Jangan harap Almost Famous sebuah film manis tentang road trip. Rock adalah tentang masa muda, pembangkangan, dan bahaya serta perasaan bertentangan dari pikiran anda yang tidak dapat dijabarkan. Keberhasilan Crowe adalah kecemerlangannya dalam menangkap sensasi menggairahkan akan kehilangan cherry anda untuk rock 'n roll. Almost Famous adalah sebuah keberhasilan karena Crowe berani memakai hatinya sebagai alas. Untuk film ini setidaknya, Crowe berada diantara mereka.

No comments:

Post a Comment